Ekonomi Inggris Membuat GBPUSD Cenderung Bearish

Ekonomi Inggris Membuat GBPUSD Cenderung Bearish

Diperbarui • 2021-03-04

Penguatan indeks US Dollar karena naiknya imbal hasil obligasi 10 tahun membuat mata uang dunia lainnya melemah termasuk mata uang Poundsterling Inggris.

Cadangan devisa Inggris telah terkuras karena pandemic covid-19 dan masuk dalam area minus, sehingga meyebabkan pertumbuhan ekonomi negara tersebut terhambat dan hanya tumbuh 1% pada kuartal terakhir tahun 2020. Dari data ekonomi yang ada Inggris mulai mendapatkan kesulitan dalam hal keuangan, karena meningkatnya hutang perkapita yang melebih angka 100%.

Untuk itu menteri keuangan Inggris Rishi Suntak akan kembali menaikan pajak perusahaan menjadi 25% pada april 2023. Pernyataannya ini memberikan informasi bahwa negara tersebut membutuhkan waktu yang sangat lama untuk kembali dalam jalur pemulihan ekonomi.

Sementara dari Amerika Serikat kekhawatiran para pelaku pasar masih terlihat dengan naiknya imbal hasil obligasi dinegara tersebut, sehingga menyebabkan saham teknologi kembali terkoreksi turun. Naiknya imbal hasil obligasi menyebabkan perusahaan sulit mendapatkan pinjaman dana murah, dimana perusahaan teknologi merupakan perusahaan yang syarat dengan modal tinggi.

Para pelaku pasar akan menunggu informasi atas pernyataan ketua The Fed Jerome Powell malam ini saat diwawancara dengan Wall Street Journal nanti malam. Para pelaku pasar menunggu strategy Powell dalam melihat tingginya imbal hasil obligasi yang dapat merubah kebijakan moneter The Fed pada rapat FOMC pertengahan bulan ini.

Efek Terhadap Pasar

Data ekonomi Inggris yang relatif kurang baik ditengah imbal hasil obligasi Amerika Serikat yang terus meningkat menyebabkan pair GBPUSD cenderung melemah dalam beberapa waktu kedepan.

Ekspektasi Pasar: Diprediksi pair GBPUSD bergerak dalam range 1.3837 – 1.3970

Trading Plan :

Sell Limit 1.3970 – 1.4001  dengan target 1.3777 – 1.3837

Stoploss 1.4042

Grafik GBPUSD timeframe D1

gbpusd 4 maret.png

Disclaimer

Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan jam bahkan menit, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang.

TRADE NOW

Ekonomi Inggris Membuat GBPUSD Cenderung Bearish

Menyerupai

XAUUSD Masih Dalam Fase Bullish
XAUUSD Masih Dalam Fase Bullish

Para pelaku pasar dikejutkan dengan rilis data NFP yang jauh dari perkiraan pasar dimana data sector tenaga kerja Amerika Serikat kembali memburuk…

Berita terbaru

Deposit dengan sistem pembayaran bank lokal DI INDONESIA

Pelajari lebih lanjut

Pemberitahuan pengumpulan data

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.

Ditelepon kembali

Manajer kami akan menghubungi Anda

Merubah nomor

Permintaan Anda diterima.

Manajer kami akan menghubungi Anda

Permintaan panggilan balik berikutnya untuk nomor telepon ini
akan tersedia setelah 00:30:00

Jika Anda memiliki masalah mendesak, silakan hubungi kami melalui
Live chat

Internal error. Silahkan coba lagi

Jangan buang waktu Anda – tetap awasi dampak NFP terhadap dolar dan raup profitnya!

Buku Forex Pemula

Beginner Forex Book akan memandu Anda mengarungi dunia trading.

Buku Forex Pemula

Hal yang sangat penting untuk memulai trading
Masukkan e-mail Anda, dan kami akan mengirimkan buku panduan Forex gratis

Terima kasih!

Kami telah mengirim email tautan khusus ke e-mail Anda.
Klik link untuk mengkonfirmasi alamat Anda dan dapatkan panduan Forex untuk pemula secara gratis.

Anda menggunakan versi browser lama Anda.

Perbarui ke versi terbaru atau coba yang lain untuk pengalaman trading yang lebih aman, lebih nyaman dan produktif.

Safari Chrome Firefox Opera